Yamaha Mio Soul Low Rider 2008 Jakarta

Posted on

Yamaha Mio Soul Low Rider 2008 Jakarta
JAKARTA- SELASA – Johny Lipurnomo from Custom World (CW) populer bareng permainan tangannya lewat alat cat. Karyanya bertebaran 1999 2002. Tema inovatif selalu didapatkan laki-laki bertubuh bongsor ini.

Kepincut juga main modifikasi bodi. Pelan akan namun niscaya, karya besarnya nongol di Yamaha Cuzztomatic dua 2008 Region IV, Bandung, Mei lalu. "Penasaran juga ikut kelas x-treme. Ini kelas bergengsi," ungkap Johny yg bermarkas di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Berbeda jauh sama konsep sebelumnya yg mayoritas bolt-on. Tentunya, ini lumayan bikin surprise penikmat modifikasi Tanah Air. Boleh dibilang konsep terdepan buat Mio Soul.

Kenapa dibilang konsep terdepan? Jelas, sebab Johny lebih konsentrasi ke tunggangan futuristik. Garis desain bodywork tajam & tegas. Tapi, ciri Mio Soul enggak boleh hilang.

Makanya, lampu utama permanen dipertahankan. "Intinya sih bikin low rider masa depan. Sayang, muncul bagian yg belum terselesaikan," ungkap penggemar sate Blora, Jawa Tengah ini.

Memang, konsep terdepan sudah digarap builder berkacamata ini bareng rapi. Tingkat akurasi detail hampir paripurna. Baut & mur dibikin enggak belang. Pokoke rapi jali. Tapi, penyelesaian yg belum total mengganggu konsep desain secara keseluruhan.

Bandingkan sama motor konsep yg dipajang beberapa pameran di Indonesia atau di luar negeri. Setang permanen tertutup panel instrumen kalau konsepnya memang menunjuk kemungkinan akan diproduksi massal. "Nah, itu makanya aku pakai visor. Ini yg nggak terselesaikan," timpal Johny yg bikin sketsa & urusan bodi ke Agus Djanuar, builder Purwokerto, Jawa Tengah.

Meski begitu, motor konsep enggak terselesaikan. Rancangan sebaiknya sudah dipikirin kemungkinannya untuk dipakai di jalan raya. Seperti Yamaha MT-OS, konsep sport muscle bike yg diperkenalkan waktu berlangsung Tokyo Motor Show 2006.

BACA JUGA :  Top 3 Spesifikasi New Satria F 150 hingga Warna Baru Mio M3

Artinya, modifikasi yg menunjuk ke motor konsep pastinya juga dirancang bareng permanen memikirkan bagaimana kalau nanti dipakai harian. Kemungkinan mengestimasi antara energi motor yg didapatkan sama bodi yg sudah diubah. Termasuk, komponen baru tambahan. Konsep terdepan mungkin mirip ini! (Niko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *