Mengulik Kelemahan Honda Mega Pro 2011

Posted on

Gambar: Penampakan tanki sepeda motor Honda Megapro 2011  yg telah bocor (doc. Pribadi)

Memiliki sepeda motor dari saya telah bersyukur. Apalagi memiliki sepeda ontel lebih alhamdulillah (eh). Belum lagi kalau suatu saat nanti yg beroda empat telah di garasi, tentu lebih bersyukur lagi (ngarep).

Sebagaimana keinginan memiliki tunggangan roda 2 tersebut nyaris sulit didapat. Maklum waktu dulu memiliki sepeda motor merupakan kebanggaan. Butuh duit puluhan juta rupiah agar keinginan itu kesampaian. Masih nisbi berat bagi pegawai honorer kala itu.

Beruntung setahun menikah telah sanggup memilikinya. Meskipun barang second atau setengah gunakan. Waktu itu motor Suzuki RC-100 keluaran 94 kalau gak salah.

Dengan motor jaman old itu saya sanggup mengajar sebagai pengajar honorer serta pula membantu mengajarkan alif ba ta di kampung pedalaman. Sebuah TPA yg kami rintis bersama-sama. Meski awalnya kami rela bersepeda ontel ria, dengan tunggangan bermesin itu, hajat kami setiap sore tersebut dapat terlaksana.

Setahun lalu kami memiliki Honda Astrea Grand yg lupa kapan lahirnya. Meskipun dapat dibilang barang antik lantaran telah second dengan syarat yg sederhana. Tapi ternyata honda yg ini nisbi menyita perhatian. Ada kelebihan yg dimiliki, seperti ekonomis pada bahan bakar.

Dapat mengendarai motor tersebut seakan-akan menyaingi kegantengan Deni Pedrosa si penggeber motor balap itu. Weleh

Dari situlah saya mulai membandingkan kelebihan honda dengan motor lain, yaitu mesin bandel serta ekonomis bahan bakar. Kelebihan yg hingga saat ini digandrungi penunggangnya.

Gak perlu yg kenceng-kenceng sewaktu dijalan raya, asalkan mesin awet serta ekonomis bahan bakar telah alhamdulillah. (Bukan iklan loh mas bro)

Memiliki Honda Megapro 2011

Berawal pengalaman memiliki kuda besi yg gak nyedot bensin itu, maka di tahun 2011 pula saya membeli motor honda merek Megapro. Berharap keiritan bensin serta mesin yg awet tetap terpelihara. 

Ternyata harapanku akan keiritan serta awetnya mesin terbukti telah. Selama enam tahun tunggangan ini belum pernah turun mesin serta super ngirit.

Kurang lebih 3 tahun berselang, ternyata terdapat satu hal yg membuat kecewa selaku penggunanya. 

Misalnya knalpot yg mendongak ke atas yg akibatnya air hujan gampang masuk ke pada knalpot. Otomatis lantaran nir rutin diberi minyak, dalemannya terjadi berkarat. Suara berisik pun timbul serta itu sangat mengganggu.

Pernah suatu saat motor mogok lantaran kemasukan air yg nisbi banyak.

Tangki yg tipis

Hal ke 2 yg nisbi menyita perhatian merupakan tanki bensin yg tipis. Karena saking tipisnya sebagai penyebab mudahnya terjadi kebocoran. 

Beberapa kali si tanki wajib diservice-dipatri, agar kebocoran nir terjadi. 

Dampaknya bau menyengat pun menyeruak dari bahan bakar yg merembes. Beruntung nir hingga tersulut api. Ngeri banget seandainya nir sengaja tersulut, akibatnya mutlak berbahaya.

Lampu indikator bahan bakar yg nir stabil

Mungkin ini disebabkan lantaran pelampung di pada tanki yg telah rusak atau kabel yg konslet. Suatu saat saya service ke salah satu dealer honda hasilnya penyakitnya sembuh. Eh beberapa saat lagi masih bergoyang lagi. Pernah hingga kehabisan bahan bakar di jalan lantaran ketipu lampu indikator yg sakit itu.

Beberapa hal itu kelemahan yg saya temui pada motor mega pro. Boleh jadi lantaran usia yg telah uzur atau dampak cuaca yg nir menentu jadi akibatnya si kuda besi itu ikut meriang.

Meski demikian, saya tetap bangga menunggangi kuda besi kelahiran Jepang itu, lantaran itu yg saya punya saat ini. Belum berpikir ke lain hati. 

Semoga ke depannya kualitas honda semakin baik serta semakin ngirit. Meskipun istilah orang yg senang ekonomis merupakan yg dompetnya tipis. Benar gak ya? Salam

Metro, 22,10,2017Mengulik Kelemahan Honda Mega Pro 2011Image source: https://img.olx.biz.id/2FFE/12286/301668221_2_644x461_mega-pro-thn-2011-upload-foto.jpg

Info Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *