Honda HR-V (Bunyi Aneh di Mobil Idamanku)

Posted on

Setahun yang lalu saya terkesima sekali bareng iklan Honda HRV di televisi serta Youtube. Begitu tangguh serta gagah, Saya pun berkeinginan (berangan-angan) suatu saat ingin memilikinya. Akhirnya Tuhan memberikan Jalan serta saya berkesempatan mampu memlikinya. 

Pada bulan Mei 2016 saya jual tunggangan beroda empat Yaris S limited 2010 yang selama ini setia serta bandel menemani aktifitas saya.  Sebenarnya agak berat buat menjual tunggangan beroda empat ini, tapi sebab keinginan serta angan-angan yang begitu menggebu buat mendapatkan Honda HR-V, menciptakan saya harus tegah. Pada bulan Mei juga, saat pergi ke Surabaya akhirnya saya mendapatkan tunggangan beroda empat asa tersebut, saya terpaksa merogoh kocek lebih dalam lagi  memilih Honda HR-V Tipe E, sebab tipe ini -accesories didalamnya- hampir sama  misalnya tunggangan beroda empat saya sebelumnya.  

Saat pertama kali mengendarai tunggangan beroda empat Honda HR-V, saya merasakan ada  4 (empat) bunyi aneh di tunggangan beroda empat ini. 

1. Tanpa sengaja, saat kaca ventilasi terbuka 1/2, saya turun dari tunggangan beroda empat,  kemudian saya tutup pintu tunggangan beroda empat,  terdengar bunyi breeekk.., Bunyi yang kacau menurut saya. Akhirnya saya ulang lagi, saya amati, ternyata kaca ventilasi bergoyang (kendor) saat pintu tunggangan beroda empat saya tutup, serta itu terjadi di kaca pintu semuanya. Tapi saat kaca tertutup rapat, serta kita tutup pintu tunggangan beroda empat, bunyi yang terdengar  padat  (bunyi tidak aneh lagi) 

2. Saat melintas di polisi tidur, meskipun sudah memperlambat laju tunggangan, dari bagasi belakang  terdengar bunyi keras: BRUUUKK!!  Tetapi tidak sama lagi ketika membawa barang, bunyi itu tidak terdengar. 

tiga. Kebetulan waktu ditengah jalan turun hujan, saat wiper mulai aktif  ada bunyi.. GROOOG……….GROOOG….

4. Saat terjebak jalanan macet, tunggangan beroda empat berjalan merayap bareng kecepatan 20 km – 30 km, setiap kaki menginjak pedal gas, selalu terdengar bunyi: klok. serta tunggangan beroda empat sedikit menghentak, (cita rasanya misalnya mengendarai motor bareng rantai kendor)

Saya sempat mengabaikan perasaan yang mengganjal ini, sebab saat konfirmasi ke kakak saya serta juga teman-teman pemilik Honda HR-V, pungkasnya ya memang baku begitu buat tunggangan beroda empat jenis SUV, gak ada yang aneh. Saat kembali ke Tangerang Selatan, saya juga sempat mampir di dealer Honda, saya demokan bencana nomer 2- bunyi  breek saat menutup pintu bareng kondisi ventilasi kaca 1/2 terbuka. Mereka bilang, memang semuanya misalnya itu, Saya sempat ngobrol bareng customer service tentang kasus ini, serta mereka meminta nomer telpon saya. 

Saya mampu memberi penilaian – Aneh- misalnya ini, kebetulan istri saya memakai tunggangan beroda empat Honda Jazz Rs  2010, serta sebelumnya saya juga pamakai Yaris S limited 2010, saat memakainya tidak ada bunyi yang aneh di tunggangan beroda empat tersebut. Bahkan saya lebih nyaman pake Honda Jazz RS 2010 dari pada tunggangan beroda empat yang baru saya beli ini.  Untuk Honda HR-V  pemakain hingga saat ini  2600 km, serta saya belum mendapatkan kasus lagi selain yang saya alami diatas, serta simpel-mudahan tidak ada kasus lagi, sebab ini tunggangan beroda empat asa saya.. tunggangan beroda empat idaman saya.. meskipun saya sedikit kecewa.Honda HR-V (Bunyi Aneh di Mobil Idamanku)Image source: https://www.carmudi.co.id/journal/wp-content/uploads/2017/10/IMG-20171012-WA0014-90×70.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *