Hindari Servis Motor dalam H-7 Lebaran

Posted on

Hindari Servis Motor dalam H-7 Lebaran Liputan6.com, Depok – Bulan puasa membawa laba bagi banyak pihak. Tak terkecuali bengkel sepeda motor. Salah satu yang merasakan berkah puasa tersebut adalah bengkel Suba, yang terletak pada Beji, Depok, Jawa Barat.

Menurut Neneng, admin bengkel Suba, memang pada hari-hari pertama puasa misalnya sekarang, jumlah pengunjung tidak jauh berbeda dengan sebelum puasa. "Tapi seminggu sebelum lebaran umumnya melonjak," ujarnya kepada Liputan6.com, Rabu (8/6/2016).

Bahkan, peningkatannya bisa hampir 100 persen. "Kalau pada hari-hari biasa satu mekanik menangani rata-rata lima motor, maka menjelang lebaran bisa hampir 10. Tapi kami tidak melayani servis besar waktu itu," tambahnya.

Adapun jumlah mekanik pada tempat ini ada enam orang. Itu artinya, pada hari-hari biasa Bengkel Suba dapat melayani sampai 30 konsumen.

Biasanya, pemilik sepeda motor melakukan servis supaya kendaraannya prima saat dibawa mudik. "Biasanya mereka itu ganti rem, servis ringan, ganti oli, pokoknya yang berkaitan sama mudik lah," terang Neneng.

Wedjianto Widarso, General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), mengungkapkan idealnya pemudik melakukan servis motor jauh-jauh hari, bahkan dua minggu sebelum perjalanan. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah kondisi mesin & rem.

Sementara itu, akhir Mei lalu, Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik sepeda motor tahun ini mencapai angka 5,6 juta orang, atau naik 50 persen berasal tahun lalu. Hal ini disebabkan sebab pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *